PENGARUH PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, SISTEM PENGENDALIAN INTERN, DAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI VARIABEL

  • Suhantoro
  • Indah Ayu Lestari
  • Laili Nur Afif

Abstract

Laporan Keuangan merupakan upaya konkrit pemerintah atas timbulnya fenomena menguatnya tuntutan akuntabilitas oleh organisasi sektor publik. Sesuai dengan PP No. 24 tahun 2005, pemerintah daerah diwajibkan untuk membuat laporan pertanggungjawaban dalam hal ini berupa laporan keuangan. Ada beberapa faktor yang mendukung dalam pembuatan laporan keuangan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan sistem akuntansi keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian intern, dan standar akuntansi pemeritah terhadap kualitas laporan keuangan daerah dengan kompetensi sumber daya manusia sebagai variabel pemoderasi pada BPKAD Kota Semarang. Variabel moderasi ialah tipe variable yang memperkuat atau memperlemah hubungan antara variable independen dengan variable dependen.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah data primer. Sumber data yang digunakan yaitu hasil pengisian kuesioner oleh responden. Responden dalam penelitian ini adalah Pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang. Dari 120 kuesioner yang dibagikan, hanya 110 kuesioner yang kembali dan bisa diolah. Output dari penelitian ini adalah Penerapan Sistem Akuntansi Daerah, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Intern, Standar Akuntansi Pemerintahan, dan Kompetensi Sumber Daya Manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

Published
2022-06-30